be good moslem

Media Islam belajar bersama, agar tercipta ilmu yang dapat dipertanggung jawabkan di akhirat kelak, Mengikuti tuntunan Rasulullah adalah tujuan kami

Loading...

Post Top Ad

Minggu, 17 Juli 2016

Fitna hati,



Fitna Hati.....

Bersegeralah Melakukan Kebaikan Sebelum Datang Musibah/ fitnah

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
بَادِرُوا بِالأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِى كَافِرًا أَوْ يُمْسِى مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا
“Bersegeralah melakukan amalan sholih sebelum datang fitnah (musibah) seperti potongan malam yang gelap. Yaitu seseorang pada waktu pagi dalam keadaan beriman dan di sore hari dalam keadaan kafir. Ada pula yang sore hari dalam keadaan beriman dan di pagi hari dalam keadaan kafir. Ia menjual agamanya karena sedikit dari keuntungan dunia” (HR. Muslim no. 118).

Pelajaran dari Hadits ini antara lain:

1. Hadits ini berisi perintah untuk bersegera melakukan amalan sholih. Yang disebut amalan sholih adalah jika memenuhi dua syarat, yaitu ikhlas pada Allah dan mengikuti tuntunan Rasul –shallallahu ‘alaihi wa sallam-.dan mengikuti tuntunan Rasulullah tidak sempurna bahkan bisa tertolak amal ibadahnya jika tidak memenuhi 6 dasar dalam bermutaba'ah pada Rasulullah; yaitu perintahnya/ sebabnya , tempatnya, tata caranya, jenisnya, jumlahnya,  dan waktunya(sebagaimana disebutkan syeikh Al 'Utsaimin dalam kitab Al ibda' fii bayanil kamalil syar'i ). Jika tidak memenuhi syarat ini, suatu amalan tidaklah diterima di sisi Allah.
2. Hadits ini menjelaskan akan dahsyatnya fitnah di akhir zaman, sampai sampai beliau menggambarkan seperti gelapnya malam yang tidak ada sedikitpun cahayanya, artinya sulitnya manusia diwaktu itu untuk membedakan mana yang benar/ haq dan mana yang salah/ batil, juga berarti mudahnya orang terperosok pada hal yang terlarang.
3. Hadits ini juga menujukan bahwa amal Sholeh bisa menjadi benteng keimanan kita atau bisa menjadi senjata ataupun bekal dalam melalui zaman fitnah itu.
4. Hadits diatas menujukan bahwa di zaman fitnah nanti banyaknya manusia lebih rakus dengan DUNIA, sampai sampai manusia untuk mendapatkan harta dunia mereka rela menukar keimannya, baik dengan sengaja atau tanpa di dirasa/ disadari karena begitu halusnya dan ramahnya rayuannya dengan mengatasnamakan pekerjaan atau kebutuhan hidup, dll
5. Hadits ini juga termasuk mujizat Kenabian Rasulullah.
bersambung...insyaallah

Kesimpulan:
@ bersegeralah kita ber-amal Sholih sebelum fitnah ini semakin gelap dan perbanyaklah berdoa pada Allah Ta'ala semoga kita semua senantiasa dalam lindungan -Nya. Aamiin.
Akhukum Fillah Al Faqir Abdullah Izzah

Tidak ada komentar:

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِين

“Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (perbuatanmu), mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al-Infithar 10-12)
Selengkapnya..