be good moslem

Media Islam belajar bersama, agar tercipta ilmu yang dapat dipertanggung jawabkan di akhirat kelak, Mengikuti tuntunan Rasulullah adalah tujuan kami

Loading...

Post Top Ad

Kamis, 21 Juli 2016

Kekayaan tidak menjamin kebahagiaan yang sesungguhnya


kekayaan tidak menjamin kebahagiaan yang sesungguhnya
------------------

Sahih al-Bukhori:5965

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ, وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ.

Dari Abu Hurairah, dari Nabi saw., beliau bersabda:

(Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta, akan tetapi kekayaan itu adalah kekayaan hati)

Kehidupan di alam fana ini memang beragam, ada yang miskin dan ada pula yang kaya, dilihat dari kenyataan pada saat ini, saat fitna merajalela, kebanyakan manusia mengejar kebahagiaan dengan mengumpukan bayak harta benda, rumah mewah mobil mewah, istri-istri dan segudang perencanaan yang berakhir pada dunia semata.

Tetapi kita bisa menyaksikan mereka yang kaya raya pada hakikatya tidak bahagia, mengapa? 
karena pemahaman yang salah, pemahaman yang tidak sesuai dengan aturan Robbul'alamin...

mereka merasa kekurangan harta pada setiap saatnya, mereka masih takut kurang cukup untuk mencukupi hidup kehidupannya, mereka takut hartanya diambil oleh orang lain, mereka takut hartanya lenyap...
rumah tangganya berantakan, anak-anaknya jauh dari didikan yang diinginkan, bahkan tragisnya istrinya melampiaskan hawa nafsunya dengan lelaki lain,,, na'udzubillah tsumma na'udzubillah....

itu lah perasaan hati yang Allah Swt berikan kepada mereka yang beranggapan bahwa kekayaan, uang melimpah adalah puncak kebahagiaan hati,

jika memamg harta datang kepada orang-orang yang beriman. maka ini jadi ajang kendaraan dekat dengan Allah, dia tidak takut hilang, habis, dia banyak bersedekah, membantu faqir miskin, tetangganya senang dengan nya karena hartanya bermanfaat bagi orang-orang disekelilingnya...

untuk itu kekayaan hati, kekayaan iman kepada yang memberikan rezeki itulah puncak kebahagiaan, karena dia dekat dengan yang menciptakan kebahagiaan Allah subhana wata'ala.....

faedah  :
1. Kekayaan bukanlah diukur dengan jumlah harta, namun dilihat dari kekayaan hati.
2. Perkayalah hati anda dengan senantiasa mengingat Allah, bersyukur dan beramal baik lillahi ta'ala

Al Faqir Abdullah Izzah

Tidak ada komentar:

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِين

“Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (perbuatanmu), mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al-Infithar 10-12)
Selengkapnya..