be good moslem

Media Islam belajar bersama, agar tercipta ilmu yang dapat dipertanggung jawabkan di akhirat kelak, Mengikuti tuntunan Rasulullah adalah tujuan kami

Loading...

Post Top Ad

Kamis, 13 Juli 2017

Nasib Pemalas

Hidup itu suatu perjalanan yang akan berhenti pada titik terakhir. Setiap hidup dan kehidupan akan berkhir pada kematian, Allah subhana wata'ala berfirman,

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۖ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan” (Al-‘Ankabût/29:57)

Ini akhir kehidupan yang bernyawa akan behenti pada kematian.

Setelah kematian, setelah berkhir hidup kehidupan di dunia, tamat dan selesai segala urusan? Oh tentu tidak... kehidupan hakiki akan dimulai, kehidupan kekal akan dimulai. Allah subhana wata'ala berfirman,
"Katakanlah (wahai Muhammad) sesungguhnya kematian yang kalian lari darinya pasti akan mendatangi kalian, kemudian kalian akan dikembalikan kepada Dzat Yang Maha Mengetahui apa yang tersembunyi dan apa yang nampak, kemudian Allah Ta’ala akan memberitahukan kepada kalian setiap amalan yang dahulu kalian pernah kerjakan.” (QS. Al Jumu’ah : 8)

Babak baru akan dimulai, jika dalam kehidupan dunia suka bermalas-malas bin suka tidur panjang, tidak mau mengkaji ilmu syariat Islam degan benar, benar gurunya benar pula rujukan nya, maka kematian adalah musibah terbesar bagi dia, kesusahan tersusah untuk dia (pemalas).
Al Baihaqi dalam kitabnya, Syu’abul Iman, membawakan sebuah riwayat dari Umar radhiyallahu ‘anhu:

يا معشر القراء (أي العباد) ارفعوا رؤوسكم، ما أوضح الطريق، فاستبقوا الخيرات، ولا تكونوا كلاً على المسلمين

“Wahai para pembaca Qur’an (yaitu ahli ibadah), angkatlah kepada kalian, sehingga teranglah jalan. Lalu berlombalah dalam kebaikan. Dan janganlah menjadi beban bagi kaum muslimin”

Pemalas seyogya nya akan me jadi beban orang tua, saudara kandung, teman dan semua orang yang dekat dengan dia si pemalas.

"Hidup pemalas seolah menjatuhkan diri dan nasib kepada kemsikinan di dunia dan kesusahan abadi di akhirat"

Semoga pembaca artikel saat ini bukan termasuk pemalas, karena bukti dia tidak pemalas sudah meluangkan waktu untuk membaca pengingat ini.

Sebarkan jika perlu.
West Java 19 Syawwal 1438 H

Tidak ada komentar:

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِين

“Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (perbuatanmu), mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al-Infithar 10-12)
Selengkapnya..