Pohon Munafik, seperti pemimpin menjual negaranya
عَنْ
أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ
فَيَقْتُلُهُمْ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِيُّ مِنْ
وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوْ الشَّجَرُ يَا
مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ
فَاقْتُلْهُ إِلَّا الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu
‘anhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Kiamat tidak akan terjadi sehingga kaum Muslimin memerangi Yahudi, lalu
kaum Muslimin akan membunuh mereka sampai-sampai setiap orang Yahudi
bersembunyi di balik batu dan pohon, tetapi batu dan pohon itu berkata,
‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ada orang Yahudi di belakangku,
kemarilah dan bunuhlah dia.’ Kecuali (pohon) gharqad karena ia adalah
pohon Yahudi.”
TAKHRIJ HADITS
Hadits dengan lafazh seperti ini dibawakan oleh Muslim dalam Shahih-nya di kitab al Fitan wa Asyrathus-Sa’ah, bab Laa taqumus-sa’atu hatta yamurrar-rajulu fi qabarir-rajuli, no. 2922. Demikian pula Imam Ahmad dalam Musnad-nya hadits no. 27502. Sedangkan Bukhari membawakan hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu ini dengan lafazh semakna, namun tanpa menyebutkan kata gharqad dalam kitab al Jihad wasy-Sayr, bab Qitalul Yahud, no. 2926. Juga Imam Ahmad pada hadits no. 10476.
Hadits dengan lafazh seperti ini dibawakan oleh Muslim dalam Shahih-nya di kitab al Fitan wa Asyrathus-Sa’ah, bab Laa taqumus-sa’atu hatta yamurrar-rajulu fi qabarir-rajuli, no. 2922. Demikian pula Imam Ahmad dalam Musnad-nya hadits no. 27502. Sedangkan Bukhari membawakan hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu ini dengan lafazh semakna, namun tanpa menyebutkan kata gharqad dalam kitab al Jihad wasy-Sayr, bab Qitalul Yahud, no. 2926. Juga Imam Ahmad pada hadits no. 10476.
Dalam hadits ‘Abdullah bin ‘Umar
Radhiyallahu ‘anhu yang dibawakan oleh Bukhari terdapat dalam kitab al
Manaqib, bab ‘Alamatun Nubuwwah fil Islam, hadits no. 3593. Muslim di
kitab al Fitan wa Asyrathus-Sa’ah,bab Laa taqumus-sa’atu hatta
yamurrar-rajulu fi qabarir-rajuli, hadits no. 2921. At Tirmidzi dalam
Sunan-nya di kitab al Fitan, bab Maa ja-a fi ‘alamatid-Dajjal, hadits
no. 2236 serta Imam Ahmad dalam Musnad-nya, hadits no. 6112, 6151 dan
5330, semuanya dari jalur Salim bin ‘Abdullah bin ‘Umar dari ‘Abdullah
bin ‘Umar Radhiyallahu ‘anhuma dengan lafazh :
تُقَاتِلُكُمُ الْيَهُودُ فَتُسَلَّطُونَ عَلَيْهِمْ ثُمَّ يَقُولُ الْحَجَرُ يَا مُسْلِمُ هَذَا يَهُودِيٌّ وَرَائِي فَاقْتُلْهُ
“Kaum Yahudi, nanti akan memerangi
kalian. Akan tetapi kalian (diberi kekuatan) menguasai (mengalahkan)
mereka, kemudian (sampai) batu pun berkata : “Wahai Muslim, ada orang
Yahudi di belakangku, bunuhlah dia”.
Sedangkan Ibnu Majah membawakan berita
tentang peperangan di akhir zaman antara kaum Muslimin dengan kaum
Yahudi serta pohon gharqad ini, dalam hadits yang panjang tentang
kemunculan Dajjal dan fitnahnya, dari riwayat Abu Umamah al Bahili
Radhiyallahu ‘anhu dalam kitab al Fitan, bab Fitnatud-Dajjal wa Khuruju
‘Isa Ibni Maryam Alaihissallam, no. 4077. Dalam sanadnya terdapat perawi
yang lemah, yaitu Isma’il bin Rafi’ Abu Rafi’ al Muzani al Anshari [1],
dan didha’ifkan oleh Syaikh al Albani dalam Dha’if Sunan Ibni Majah,
no. 4077. Namun hampir seluruh isinya memiliki pendukung-pendukung yang
shahih dari periwayatan para sahabat yang lain secara terpisah-pisah
(kecuali sedikit yang tidak didapati adanya riwayat pendukung), seperti
dijelaskan secara terperinci oleh Syaikh al Albani dalam risalahnya yang
berjudul Qishshatul-Masihid-Dajjal wa Nuzulu ‘Isa Ibni Maryam
Alaihissallam wa Qatluhu Iyyahu [2], dan Syaikh al Albani
menshahihkannya dalam Shahih Jami’is- Shaghir, no. 7875.

“Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (perbuatanmu), mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al-Infithar 10-12)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar