Ibnu Abbas berkata, “Ada seorang laki-laki duduk bersama teman-temannya. Tiba-tiba ada seorang wanita lewat di hadapan mereka. Mereka melihat bahwa laki-laki itu memejamkan matanya. Jika perhatian mereka berpaling dari laki-laki itu, maka ia memandang wanita tersebut. Jika ia khawatir diketahui, maka ia memejamkan matanya. Dan Allah Mahatahu bahwa hati laki-laki itu sangat ingin melihat aurat wanita tadi.” (Dzammul Hawa).
Orang yang malang menipu dirinya sendiri dan ia mengira bisa mengelabuhi Allah.
Allah berfirman, “Dia mengetahui khianatnya mata dan apa yang disembunyikan oleh hati.” (Ghafir : 19).

“Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (perbuatanmu), mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al-Infithar 10-12)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar