Ibnul Qayyim berkata, “Sesuatu yang paling mengherankan adalah ketika Anda sudah mengenal Allah, namun Anda tidak mencintai-Nya; Anda mendengar panggilan-Nya tapi Anda menunda untuk datang kepada-Nya;
Anda mengetahui besarnya keuntungan bergaul dengan-Nya namun Anda bergaul dengan selain-Nya; Anda tahu kadar murka-Nya namun Anda menantang-Nya; Anda merasakan kegelisahan karena berbuat maksiat kepada-Nya namun Anda tidak meminta ketenangan dengan taat kepada-Nya;
Anda merasakan keruhnya hati ketika berada di luar batas agama-Nya namun Anda tidak merindukan kelapangan hati dengan berdzikir dan bermunajat kepada-Nya; Anda merasakan siksa tatkala hati terpaut dengan selain Dia namun Anda tidak segera berlari untuk kembali kepada-Nya. Yang lebih aneh lagi, Anda sangat membutuhkan-Nya,
Anda tidak bisa hidup tanpa Dia, namun Anda berpaling dari-Nya dan kepada sesuatu yang menjauhkan Anda dari-Nya.”
Qoulsalaf

“Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (perbuatanmu), mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al-Infithar 10-12)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar